Menambah pengunjung bukan satu-satunya cara meningkatkan penjualan. Jika website Anda dikunjungi ribuan orang tetapi hanya sedikit yang menghubungi, perbaikan kecil pada halaman dapat memberi dampak besar. Inilah inti dari optimasi konversi website atau CRO.

Tentukan Konversi Utama

Konversi adalah tindakan yang Anda harapkan dari pengunjung, seperti mengisi formulir penawaran, mengklik WhatsApp, atau membeli produk. Tetapkan konversi utama untuk setiap halaman penting dan pastikan sudah tercatat di alat analitik.

Temukan Titik Hambatan

Gunakan beberapa sumber data untuk memahami mengapa pengunjung tidak berkonversi.

  • Laporan analitik untuk melihat halaman dengan tingkat keluar tinggi.
  • Rekaman sesi dan heatmap untuk melihat bagian yang diabaikan.
  • Survei singkat di website untuk menanyakan apa yang kurang.
  • Masukan tim penjualan tentang pertanyaan yang sering muncul.

Baca juga: Video Pendek untuk Pemasaran Bisnis Lokal: Panduan Praktis

Perbaikan yang Sering Berdampak

Perjelas judul utama agar langsung menjelaskan manfaat. Letakkan tombol ajakan bertindak di posisi yang mudah dilihat. Sederhanakan formulir dengan meminta data seminimal mungkin. Tambahkan bukti sosial seperti testimoni dan logo klien di dekat tombol. Percepat waktu muat halaman, terutama di ponsel.

Uji, Jangan Menebak

Susun hipotesis yang jelas, misalnya "mempersingkat formulir dari tujuh menjadi tiga kolom akan meningkatkan pengisian". Lakukan pengujian A/B jika trafik memadai, atau bandingkan periode sebelum dan sesudah perubahan dengan hati-hati jika trafik masih kecil.

Jadikan Proses Berkelanjutan

CRO bukan proyek sekali jalan. Catat setiap pengujian beserta hasilnya agar tim belajar dari pengalaman, dan terus prioritaskan perbaikan pada halaman dengan trafik tertinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa tingkat konversi yang dianggap baik?

Sangat bervariasi tergantung industri, sumber trafik, dan jenis konversi. Lebih penting membandingkan dengan kinerja website Anda sendiri dari waktu ke waktu.

Apakah CRO bisa dilakukan untuk website dengan trafik kecil?

Bisa. Fokus pada perbaikan berdasarkan masukan pelanggan dan praktik terbaik, karena pengujian A/B membutuhkan trafik yang cukup untuk hasil yang valid.

Kesimpulan

Optimasi konversi website membantu Anda mendapatkan lebih banyak pelanggan dari pengunjung yang sudah ada. Tentukan konversi utama, temukan hambatan dengan data, lakukan perbaikan terukur, dan jadikan pengujian sebagai kebiasaan.

Butuh bantuan menerapkannya di bisnis Anda? Tim Tirta Project siap membantu merencanakan dan membangun solusi digital yang sesuai kebutuhan. Konsultasikan gratis via WhatsApp.